Posts

Showing posts from June, 2022

I Still Love You

Dibawah langit malam dihiasi embun juga kelap kelip lampu dibawah kaki gunung, sekelilingku sepi ditemani lagu Sad Forever   yang dibawakan oleh lauv dan juga suara kecil jangkrik yang menjadi teman malamku kini. Jujur terhadap dunia juga semesta entah sampai detik ini sampai aku mengetik tiap huruf dalam tulisan ini ternyata aku belum pulih dan belum bisa melupakan seseorang yang begitu aku sayang, entah aku naif atau apa tetapi aku belum bisa melupakannya. Entah kini aku hanya berjalan dalam bayang bayang kenangan yang terus mengisi percakapan di benak hati juga pikiran ini. Terkadang aku berpikir untuk bisa berpikir realistis untuk bagaimana bertahan hidup di ITB, keperluan untuk apapun di ITB dan bagaimana kau di ITB dan apapun yang berhubungan dengan kuliah ku , sekadar untuk menenangkan pikiran yang terus mengingat kenangan kenangan bersamanya tetapi sejujurnya hati ini terus merasakan hal yang setidaknya setelah aku ditinggalkan sendiri olehnya . Entah berbagai cara untuk pe...

Malaikat Surga

 Teruntuk malaikat surgaku, Tak tahu aku harus apa untuk membunuh semua rasa ini Tak tahu harus berkata apa aku untuk menjelaskan semua ini Tak tahu sebodoh apa aku hingga belum berpaling darimu Setiap kupejamkan mataku hadir dirimu menemani diriku Semua Surat bahkan tak cukup untuk menggambarkan betapa istimewa nya dirimu Setiap kata dan pesan yang kau ucapkan, sederhana tetapi istimewa Kau menghampiriku meyakinkan diriku bahwa Cinta masih benar adanya Cinta masih berkuasa diatas segalanya Tetapi kini ku berjalan sendiri bersama bayangan yang menamani ku Menari dalam bayangan dan bercakap dalam kenangan Kini ku terus berlari dari perasaan Mencoba melepaskan dan menerima dalam kebohongan Kini ku bertanya tentang arti cinta kepada Dunia juga semesta Aku takut akan mengulangi cinta yang sama Aku takut memulai semua rasa ini Aku Takut menciptakan setiap kenangan Aku takut terhadap apapun yang berhubungan dengan cinta Entah seegois apa diri ini hingg...

Kala Menyendiri

Aku penasaran pada apa yang mungkin orang buta liat, aku yakin ada sesuatu yang orang buta liat selain kegelapan, mungkin rembulan, matahari juga bintang-bintang yang memberikan mereka harapan untuk hidup. Aku tak Yakin tentang ini tapi intuisiku yang kini mencoba menjauh dari kegundahan berpikir kalau mungkin itu adalah hal yang benar-benar ada. Mereka berjalan dengan pikiran yang membawa mereka bergerak untuk dapat meraih hidup, mungkin Aku pun akan mencoba seperti itu.  Tak lama ini mencoba menyendiri di sebuah tempat yang tak jauh dari tempat dimana diri ini berada, bertemu banyak anak kecil dan mencoba untuk membuka diri dan bercakap dengan mereka, mereka terus semangat menjalani Hidup meski kuyakin ada saja yang menghalangi kebahagiaan mereka tetapi senyum mereka masih bisa mengalir dan itu memberikan ketenangan dalam hati yang penuh kegundahan ini.  Aku meminta lagu mana yang mereka suka dan ada yang kutakjub dalam intuisi yang terus berputar ini, Mereka meminta lagu "L...

Hati

                                                                                       "Sia-Sia" Kembali Berjalan diatas kekosongan Menutup Mata dengan penuh kesepian Tak ada kala ditemani sebuah insan Segera pergi tanpa tujuan tanpa harapan Aku Mencintainya dengan Indah Seperti Alunan nada yang dibentuk gamelan membentuk harmoni terikat cinta Aku akan bertanya pada Pohon Apa yang harusnya kuperbuat Pergi Menghilang Tanpa arah Atau Kembali Membohongi hati seperti sedia kala Aku Ingin Berayun seperti ranting pohon Bersenang dengan sederhana Mengikuti Arah Mata Angin kian berada Aku Ingin Terbang Seperti Burung Terbang Bebas Tanpa Memikirkan Apapun Lalu Bersinggah Bersama Awan Hingga membentuk sebuah keindahan

Takut

                                                                            " Aku Takut" Aku Takut untuk semua yang kini sudah ada  Aku Takut untuk apa yang telah aku lalui Aku Takut Kehilangan Bunga yang sudah mekar kembali Aku Takuk tak siap menghadapi kenyataan hati

Ilusi

                                                                                         " Kosong" Sejenak Pergi dari dunia penuh ilusi Setelah mengurung diri dengan kesedihan penuh ironi Menghabiskan waktu tapi tetap terpaku pada suatu diri Hingga memutuskan untuk sejenak membohongi hati  Berdiskusi panjang dibawah langit senja ditempa rintik hujan Meluapkan  isi hati dengan segala bentuk pertanyaan  Lalu menemukan kebenaran atas ilusi yang pernah kulalui Kini kutakut akan terjebak kembali dari narasi yang pernah kulewati Hati ini kini mulai ragu dengan rencana Semesta atas diri Kecemasan  muncul menyelimuti suatu hati Membuat benak hati ini terus bertanya di suatu sisi Akankah diri ini Berjalan diatas kek...