Angan-Angan
Asahku Membohongiku
Senja ini terasa beda bagi seorang pujangga
Semuanya terasa asam manis bagi dirinya
Berharap ada kepastian yang diberikan oleh dunia
Bahkan Sesendok gula pun terasa pahit bagi dirinya
Sekali ini Hatiku dibuat musam oleh keadaan tak terkira
Berpikir dengan idealis dapat mengalahkan semesta
Namun Semua itu berakhir dengan sia-sia
Berharap diri ini dapat pergi dari angan-angan yang pernah ada
Bolehkah aku menangis bersandar tanpa berdiri
Menepi tanpa siapapun yang peduli?
Tidak peduli Apa mau semesta dari diri ini
Berharap Semua kan selesai sedari dini
Comments
Post a Comment