Diary 2 : Should I stay or should I go

 Hai Dunia, tempatku kembali menumpahkah segala pikiran dan rasa yang kini telah ku coba kendalikan, entah mengapa kau tahu sepertinya aku punya kekuatan super karena kata setiap manusia jika aku bisa mempunyai kemampuan ini berarti aku salah satu orang hebat, entah tapi apa yang aku rasakan seperti itu. Kemampuan untuk "Berpikir dahulu sebelum bertindak" Mencoba mengerti situasi dan mencoba mengenali semuanya, kau tahu kini setiap apapun yang akan aku lakukan menyangkut apapun selalu kusambut dengan pikiran yang siap untuk mengontrol semuanya tentang cinta,kasih sayang dan juga hidup. kini semuanya sudah tenang aku yang dulu kini sudah berpikir lebih bijak dan bisa lebih mengerti segalanya.

Akan tetapi, sekarang Aku hanya sering berhalusinasi tentang apapun yang aku senangi untuk mencoba menenangkan diriku sendiri, kata orang itu hanya orang bodoh yang sering berhalusinasi dan sebenarnya tidak bisa mengatakan apapun, tetapi sesungguhnya hidup dalam mimpi itu terkadang lebih indah meskipun aku sudah dinasehatkan untuk "Jangan Tidur dalam Mimpi". 

Ohyaa Naluri Hatiiku, hari inii aku menonton salah satu Film yang membuat ku tersenduh entah apapun semuanya tentang film itu sungguh mengena bagi ku, cinta yang seharusnya mengorbankan, cinta yang seharusnya datang dengan perjuanga, cinta yang seharusnya ......... aku tak tahu apa yang terakhir, cinta yang seharusnya ada atau sebenarnya tidak usah ada. hanya setiap insan yang bisa berpikir dan merasa yang bisa memahami hal tersebut. Langitt, Sejauh ini belum ada yang menarik selain dirinya, dan sejauh ini dengan apa yang sudah terjadi kupikir sebenarnya dia sudah tau entah apa yang aku rasakan terhadap dia. Sampai Kini aku mulai berpikir apakah seharusnya aku yang menjauh dan mengorbankan semuanya seperti apa yang telah kutonton tadi, Apakah sebenarnya cinta ini bisa ataukah sebenarnya sudah tidak. Apa aku yang seharusnyanya memulai untuk tenang dan diam terhadap semuanya, apa aku yang seharusnya mulai melangkah untuk pergi, tapi apa aku yang seharusnya bertahan untuk mendapati jawabannya. Entah kini sejauh ini jawaban yang terus mencecar pikiranku adalah aku sebaiknya pergi entah alasan apa yang menguatkan ku untuk bertahan dan alasan apa yang membuatkku berpikir untuk aku pergi. Segala kondisi untukku pergi sebelum aku menyatakannya memang sudah biasa tetapi akan ada hati yang terbeset sedikit, entah kupikir seperti lebih baik seperti itu. Aku Mulai berpikir jika semua seperti ini, seperti kondisi ini dan  seperti situasi ini, tinggal menunggu waktu untuk membuat ini semua sirna. Namun, apabila kondisi ini aku memilih untuk pergi, mungkin semesta akan memberikan kondisi yaang berbeda kedepannya. Mungkin lebih baik atau lebih buruk, tetapi aku akan tetap menemani nya, membantunya ketika butuh tetapi aku mungkin tidak ada di sampingnya. Hmm, tetapi mungkin aku akan bertahan untuk seketika waktu karena kupikir energi ku untuk memperjuangkan dengan kondisi seperti ini dan dengan semua kondisi yang ada sudah akan habis dan tinggal menunggu waktu, kuharap semuanya dapat berubah agar aku bisa bertahan, tetapi jika memang saatnya tiba untuk seharusnya aku pergi, aku akan pergi . 

Semesta, Sebaiknya aku bertahan atau seharusnya aku pergi?

Comments