Diary 3 : Tenang
Hai Haloww tempatku berceritaa hihi, Maaf untuk beberapa hari ini aku amat sibuk karena banyak target yang aku tetapkan sampai aku terlupa untuk menuliskan resolusi 2023 ku. Kau tau tak, aku hanya ingin menjalani ini dengan mudah melupakan apapun, melupakan perasaan apapun dan bergerak bekerja seperti robot. tapi ternyata tak semudah itu setelah sekian waktu aku menyusuri kegelapan tentang hanya dengan bayang-bayang. Menemukan secercah harapan bagiku adalah sebuah keinginan yang amat kudambakan, tetapi sesaat cahaya itu makin redup, menyala, redup dan tak tahu akan seperti apa. Bergerak kesana-kesini hanya untuk apa, seakan memang cahaya datang hanya sementara tidak benar-benar membawaku keluar dari hal itu.
Hai kamu, Tenangg, Hanya ini yang mampu kusampaikan kepada diriku, tak semua harus kamu dapatkan, dan tak semua harus sesuai apa mau mu, apapun itu, karier organisasimu, Pendidikanmu, bahkan urusan percintaanmu. Tenang, Jangan mengeluh jangan marah dan jangan menyalahkan apapun atas apapun. Lebih baik kamu diam dan menahan semua rasa itu sendiri karena tidak ada yang benar-benar peduli padamu siapapun. Aku tak mengharapkan apapun, aku tak ingin apapun yang kumau hanya tenang dan teruslah melangkah.
Aku tau semua sudah kamu tahan sendiri, semua sudah benar-benar kita lepaskan saat aku benar-benar meminta maaf kepada diriku sendiri saat di hutan itu. Aku tahu kamu cape tapi yukk kita coba pelan-pelan lagi melangkah lagi bersama karena sebentar lagi kita akan berjuang untuk semester 2, ingat semua nya cukup diam dan melangkah senyap, biarkan dunia tahu hasilnya karena mereka tidak peduli prosesnya. Ingat kali ini kamu akan berjalan sendiri, Seperti setelah semua bukan 2022, Aku tahu kamu didampingi, tetapi dilepas dan sesaat di bandung seseorang hadir, seperti cahaya yang menerangi ku berjalan hanya sementara waktu dan tidak ada kmajuan sejak saat itu, aku tidak dibawa keluar dari kegelapan itu, hanya dibawa berjalan sebentar. Jadi, Kumohon kepada diriku mari kita berjalan bersama karena kini kita sendiri tak peduli apapun yang terjadi. Aku mulai berpikir 1 kalimat sejak saat itu, "Lebih baik kesepian daripada kesakitan", Sesuatu yang membawa ku untuk mencoba kembali berjalan diatas kesepian dengan hanya seorang diri.
Comments
Post a Comment