~ 247 D CV M
Sudah 247 hari aku mengenal seseorang di bumi Ganesha, seseorang yang anggun yang menarikku untuk mengenalnya, Tidak ada alasan saat itu mengenalnya selain untuk menjalin hubungan dengannya. Bercerita dan mengenal hanya dengan sebagian cerita yang kutahu berhubungan dengannya. Kupikir akhir-akhir ini, sekilas aku tak tahu apakah ini akan berlanjut,Tapi sejak saat itu mengapa aku mulai memikirkannya?
Kubangun untuk memulai komunikasi dan cerita dengan dirinya sendiri, hanya dengan candaan yang awalnya membuat ku takut apakah ini akan benar-benar yakin berlanjut. Sekian purnama kian berlalu, banyak cerita kian tercipta,dan banyak pengalaman telah terlewati, Diawal ku mengenalnya, aku hanya ingin menjalin hubungan teman dengannya, Tak lebih,tetapi anehnya yang kusadari, hanya dia wanita yang membuatku berhasil untuk mau mengenal wanita secara dekat kembali. Sampai ada acara kembali, aku menyadari bahwa temanku ternyata menyukai nya, aku tak kaget, memang daya pikatnya yang besar, tetapi bodohnya temanku malah meninggalkan nya, Aku berpikir untuk terus bersamanya sampai ketika ternyata rasa itu benar adanya, aku merasakan rasa yang berbeda, setiap ku memikirkan merasakan nya seakan membuatku bahagia. Kelak kian berjalan, Kini temanku yang lain juga menyukainya, aku Bingung bagaimana yang aku harus aku lakukan, ku bertanya dengan salah seorang temanku, satu satunya jalan adalah membiarkan nya meskipun berat, Agar tak ada hubungan yang rusak. Aku menurutinya tetapi bodohnya aku memendam rasa sakit sendirian, membiarkan dia bersamanya dan mundur adalah salah satu penyesalan ku saat itu. Entah sudah berapa kali aku terbangun di tengah malam hanya untuk bermain melodi. Tetapi setelah sekian waktu, aku kembali dekat dengannya. Entah dipertemukan alam semesta atau bagaimana, tetapi jujur aku masih mencintainya, aku senang ketika dia bisa tersenyum, melihat senyum indahnya terkadang membuatku terdiam.
Sekian waktu berjalan dia menemaniku dan apakah aku benar-benar menemani nya? Aku berpikir apakah aku harus mengungkapkan rasa ini? Apakah dia merasakan hal yang sama? Atau hanya aku? Aku takut, dan tak berani mengungkapkan rasa itu karena takut membuatnya menjauh, satu hal yang aku janjikan aku ingin berfoto bersamanya dan kucetak untuk kutaruh di Mading kamarku, Sederhana tetapi aku ingin dengan cara yang istimewa, karena dia special. Kelak aku berharap bisa berfoto bersamanya, dengannya, dan memilikinya. Kini setelah tahun baru terlewati ada banyak kesalahan bodoh yang aku lakukan terhadapnya, mengedepankan egoku dengan meninggalkan nya, mengacangi nya, dan membuatnya kesal, salahku membuat bunga itu marah, entah mengapa waktu itu aku malah takut kehilangannya, aku takut merasakan kembali apa yang pernah kulakukan terhadapnya yaitu membiarkan nya bersama orang lain. Kini aku yang menyesali setiap perbuatan ku terhadap nya, berpikir sendiri dalam penuh penyesalan. Berharap dia memberiku kesempatan untuk memperbaiki nya, Memaafkan setiap kesalahan ku dan menjalin hubungan ini kembali, membuatku mengenalnya kembali dan mencintai dengan lebih lagi dengan bertumbuh bersamanya.
Auralea Alvinia Syaikha,Malaikat kecil, Maafkan aku atas apa yang kuperbuat kepadamu tentang perlakuan dan pernyataan ku.
~ Yang memberi surat setiap hari H-7 Valentine
Comments
Post a Comment