Posts

Showing posts from July, 2022

Maafkan Diri ini

Ketika Mata hanya dapat Memandang tanpa merasakan Ketika Hati hanya dapat Menganggumi tanpa mengatakan Ketika Perasaan hanya dapat mencintai tanpa menyatakan  Ketika Pikiran hanya dapat berharap tanpa mendapatkan Ketika kaki hanya dapat menjauh tanpa mendekat Ketika tangan hanya dapat berdoa tanpa memiliki Maaf untuk semua keburukan dan keegoisan ku yang membuat hubungan ku dengannya berakhir, Kini aku akan pergi sebagai pribadi yang tidak bisa menghargai dirinya, Jika dia Melihat ini, Tolong Maafkan Keegoisan diriku yang tidak bisa menghargai ruang untuk nya sendiri kini kusadar bahwa keegoisan ku yang selalu ada untuk nya sebagai rasa tidak menghargai ku terhadap nya 

Terakhir kali

Sejenak pergi dari kebiasaan, Kali ini bukan sajak puisi yang ingin kubuat, sekadar tulisan yang ingin kupertanyakan kepada semesta siapa sebenarnya diri ini.  Kapan terakhir kali aku bermain bebas di luar rumah tanpa mempedulikan waktu dan beban ? Kapan terakhir kali aku bisa dekat dengan tetangga sebagai saudara sampai memainkan hobi bersama ? Kapan terakhir kali aku bisa duduk tenang dan bertukar pikiran dengan kakak & saudaraku ? Kapan terakhir kali aku bisa menjauh dari gadget dan tidak bermain satu hari pun dengan menikmati hari dengan banyak kebersamaan ? Kapan terakhir kali aku bisa berlari di sekolah tanpa mempedulikan waktu dan harga diri ku ? Kapan terakhir kali aku berlari dan mengumpat hanya untuk meraih sebuah kemenangan ? Kapan terakhir kali aku berkumpul bersama teman teman hanya jika dengan bercakap bersama ?  Kapan terakhir kali aku menganggumi seseorang dalam diam ? Kapan terakhir kali aku mempunyai rival dalam segala bidang ?  kapan terakhir kali a...

Karsa

 Sudah 2 Minggu Lebih sejak saat itu aku berjalan sendiri hanya ditemani bayangan dan kenangan tanpa dirinya, Kukira aku sudah pulih sepenuhnya, namun hanya pikiranku saja yang pulih sedikit demi sedikit, Semua kenangan sudah mulai bisa kuterima tanpa sedikitpun keluar rasa sedih dari hati ini. Namun, ternyata hancurku masih menimbulkan bekas yang masih terasa berat di hati ku, entah apapun yang terjadi terkadang hati ini sangat berat sekali dan sesekali bisa sedih dan membuatku pergi menyendiri, sendiri menepi tanpa siapapun yang peduli. Entah hati ini naif tapi karsa masih mencintai dirinya, aku bingungg harus apa dan kemana entah arah apa yang harus kuambil, hati dan pikiran ku kosong, sementara minggu ini hanya pelarian saja bagi hati dan pikiran ku. Aku Rindu dirinya, entah dia rindu atau tidak, aku ingin mendengar kabarnya, semua cerita nya semua kehidupan nya yang membuat dirinya menarik, Setiap kali dia mengepost kegiatannya aku ingin sekali mereplynya, menanyakan kabarnya,...

2 Minggu

Sudah dua minggu sejak saat itu, kupikir hati dan pikiran ku bisa beralih seperti yang setiap pribadi katakan kepadaku. Ternyata malah sebaliknya, Hati dan pikiran ku tidak bisa sinkron satu sama lain, Pikiran ku seakan sudah bisa melupakan dan menerima bahwa kini aku tidak bersama dia, tetapi hati berkata lain, dia tetap tidak bisa pergi dari seseorang yang begitu spesial bagiku, Seakan dia sudah menempati tempat tersendiri di hati ini. Oleh karena itu, Terkadang aku berharap bisa memisahkan pikiran dan hati ku, dan menangis dibawah dibawah hujan malam dengan pikiran ku sendiri,Tapi naifnya hati itu selalu menang memanipulasi pikiranku. Sampai kini kurasa sudah tidak ada yang bisa mengerti hati dan perasaan ku, hingga aku berpikir apakah saatnya kini aku bercerita kepada sahabat perempuanku, kuharap mereka bisa mengerti perasaan ku yang kini sudah hancur dan rapuh sekali, entah hal ini akan menjadi trauma atau apapun itu, sejujurnya aku berharap bisa menyembuhkan luka ini dulu sampai ...